Header Ads

Mengubah Karakter Lovebird Konslet Menjadi Fighter, Beginilah Caranya

Mengubah Karakter Lovebird Konslet Menjadi Fighter, Beginilah Caranya - Garda BC merupakan salah satu Bird Club di Kabupaten Jombang. Ketua Garda BC sebut saja namanya Om Fauzan memiliki lovebird andalan yang diberi nama Lovebird Dewa Mabuk.

Lovebird Dewa Mabuk adalah lovebird paud yang usianya belum genap empat bulan. Namun, siapa sangka aksinya di lapangan mampu membuat juri harus kerja keras saat menilainya di lapangan. 

Lovebird Dewa Mabuk - Mengubah Karakter Lovebird Konslet Menjadi Fighter | Foto : burungnews.com
Meskipun masih usia paud, Om Fauzan sering menampilkan Lovebird Dewa Mabuk di kelas dewasa. "Di kelas lovebird dewasa tantangannya lebih menggigit", ucap Om Fauzan seperti dikutip dari burungnews, Jumat, 16 Maret 2018.

Mengubah Karakter Lovebird Konslet Menjadi Fighter

Saat tampil di Kontes Mancar BC, Lovebird Dewa Mabuk tampil gemilang dan fighter. Lovebird Dewa Mabuk diturunkan di kelas Dewasa B. Meskipun kali ini hanya meraih podium dua, namun aksi gaco berwarna hijau olive ini sempat menyita perhatian lovebird lover yang hadir.

Oh ya, saat konslet, durasi Lovebird Dewa Mabuk bisa terpantau Panjang hingga super. Di sejumlah arena, durasi itu membuatnya mudah menggapai podium puncak.

Saat itu Lovebird Dewa Mabuk menempati angka nomor 13. Durasi yang dicatatnya kali ini adalah dua kali ngekek P1, L2 sekali, dua kali L1,  tiga kali M1, tiga kali M2, dan beberapa kali ngekek pendek. Sedangkan lawannya,  Arpas 88 andalan Bayu dari Sucen yang berhasil nyeri juara I, mencatat durasi P2, P1, tiga kali L1 dan tiga kali M1.

Terlihat perubahan pada gaya ngekek Lovebird Dewa Mabuk. Biasanya, gaco yang pakai sistim koloni atau untulan ini langsung konslet dan ngekek panjang begitu naik gantangan. Namun kali ini terlihat beda, menjadi fighter. Begitu mendengar suitan Fauzan dari luar arena, Lovebird Dewa Mabuk langsung ketawa dan ngekek panjang tiada henti.

"Kali ini setingan Lovebird Dewa Mabuk saya ganti. Kalau biasanya untulan dipisah di lapangan, waktu mau naik gantangan, sekarang saya pisah dari rumah. Ini baru pertama kali saya coba, dan hasilnya mencolok sekali," ucap Om Fauzan.

Perawatan Lovebird Dewa Mabuk

Berbicara tentang perawatan lainnya, Om Fauzan yang juga Ketua Garda BC ini mengaku tidak ada yang diubah. Setiap hari diberi milet putih dan jagung muda. Untuk hariannya, Dewa Mabuk dan pasangannya dimasukkan kandang umbaran dan diambil kalau mau lomba. 

"Dewa Mabuk hanya ngekek kalau pisah dari pasangannya. Saat dikoloni sama sekali tidak mau bunyi. Waktu mau tarung, Dewa Mabuk harus kenyang, kalau lapar gak bakalan mau ngekek," ungkapnya.

Meskipun hujan, Kontes Mancar BC kali ini relatif ramai. Banyak gaco hebat yang turun di ajang ini. Di kelas Baby A, Bento orbitan Santri Alam dari Plandi Jombang terpantau ngekek pendek sampai 48 kali dan M1 sekali. Sedangkan Sengkuni milik Bagus Susanto dari Keplaksari terpantau ngekek 38 kali.

Semoga informasi tentang Lovebird Dewa Mabuk ini bermanfaat dan menginspirasi. Jika info lovebirdnews.com ini bermanfaat, jangan lupa like dan share ke teman-teman kicau mania lainnya ya sahabat lovebirdnews. Terima kasih dan sukses selalu. [lovebirdnews]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.