Header Ads

14 Agustus 2018 : Forum Kicau Mania Indonesia Gelar Aksi Damai Tolak Permen

14 Agustus 2018 : Forum Kicau Mania Indonesia Gelar Aksi Damai Tolak Permen - Dunia hobi burung berkicau agak resah beberapa hari ini. Keresahan itu muncul sejak diterbitkannya Permen LHK 20/2018 oleh Kementerian LHK. Dalam permen tersebut menyebutkan ada sejumlah jenis burung yang dipelihara penghobi masuk dalam daftar yang dilindungi seperti murai batu, jalak suren, cucak hijau dan pleci.

Sejumlah tokoh perburungan berkumpul membahas Aksi Damai Tolak Permen - Foto : Iwan Kusuma Atmaja
Sejumlah tokoh perburungan dari berbagai organisasi pun berkumpul di Hotel Swiss Bell In, Pondok Indah, Kamis (09/08/2018).

Adapun dalam pertemuan itu dengan maksud untuk menentang agar Permen yang dikeluarkan KLHK untuk di revisi kembali. Organisasi perburungan yang bergabung dan hadir pada sat itu meliputi BnR, Ronggolawe Ebod Jaya, Orig Jaya, Radjawali, Radja, KM, Radja Company, Indojaya, NZR. Mereka akan mewakili suara kicaumania yang merasa tidak adanya keadilan oleh Permen tersebut.

"Dampaknya akan besar jika permen itu diterapkan, dimulai dari para penangkar dan pedagang akan kehilangan mata pencahariannya," jelas Bang Boy seperti dikutip dari mediabnr.com. 

Menyikapi Permen tersebut, Forum Kicau Mania Indonesia yang tergabung dari berbagai lapis kicaumania sepakat akan mengadakan Aksi Damai yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2018 dimulai dari Gedung Maggala Wana Bakti pukul 10.00 WIB hingga ke Kementerian LHK untuk menolak dan membatalkan Permen LHK 20 Th. 2018.

Semoga aksi damai yang dilakukan oleh Forum Kicau Mania Indonesia itu membuahkan hasil yang positif bagi semua pihak. Kicau Mania bukan perusak alam, melainkan kicau mania itu menjaga alam dan burung dengan cara ditangkarkan.


Jika info LovebirdNews.com ini bermanfaat, jangan lupa like dan share ke teman-teman kicau mania lainnya ya sahabat LovebirdNews. Terima kasih dan sukses selalu untuk kita semua. [lovebirdnews]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.